BANTEN — Honda akhirnya memperkenalkan varian spesial Prelude 2027 yang hanya akan dijual di Jepang. Model edisi terbatas ini hadir dengan ubahan eksterior dan interior yang cukup mencolok, berbeda dari tampilan standar yang lebih kalem. Harga yang ditawarkan justru lebih rendah dibanding versi reguler di pasar domestik Jepang.
Prelude edisi terbatas ini mengusung cat Premium Crystal Garnet Metallic, warna merah gelap yang memberikan kesan elegan namun tetap sporty. Aksen merah juga ditambahkan pada splitter depan dan diffuser belakang, sementara molding grille atas dicat senada dengan bodi.
Siluet Prelude sendiri sudah dianggap menarik oleh banyak pengamat. Dengan tambahan warna spesial ini, tampilannya makin menonjol di antara mobil sport coupe lain di kelasnya.
Bagian dalam kabin juga mendapat perlakuan khusus. Kursi depan berbahan kulit dihiasi warna burgundy yang disebut Bordeaux. Jahitan merah menghiasi setir, panel pintu, dan dasbor.
Nama Prelude juga muncul dalam bentuk jahitan merah di dasbor, memberi sentuhan personal yang jarang ditemui di mobil produksi massal Honda. Kombinasi warna merah dan burgundy ini menciptakan atmosfer kabin yang lebih berani dari biasanya.
Honda belum mengumumkan berapa banyak unit yang akan diproduksi untuk edisi terbatas ini. Namun, banderol harganya sudah dipastikan: 38.933 dolar AS atau setara Rp 622 juta (kurs Rp 16.000 per dolar AS).
Menariknya, harga ini lebih murah sekitar 1.000 dolar AS dari Prelude standar yang dijual di Jepang. Sebagai perbandingan, Prelude versi Amerika Serikat dibanderol mulai 43.195 dolar AS atau sekitar Rp 691 juta.
Sejak diperkenalkan, Prelude generasi terbaru sempat mendapat kritik dari sebagian pengamat yang menganggapnya kurang bertenaga dibanding pendahulunya. Namun, menurut mereka yang sudah menjajalnya langsung, mobil ini tetap menyenangkan untuk dikendarai meski bukan mobil sport bertenaga besar.
Edisi terbatas ini seolah menjadi jawaban Honda bagi konsumen yang sudah puas dengan karakter Prelude baru dan menginginkan tampilan lebih eksklusif. Sayangnya, model ini hanya tersedia di Jepang tanpa rencana ekspor ke pasar lain termasuk Indonesia.