Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Kembali Terjadi, Enam Alat Berat Masih Beroperasi di Tengah Asap Hitam Pekat

Penulis: Tedy Rustandi  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 15:53:31 WIB
Asap hitam pekat membumbung dari kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang, Selasa pagi.

TANGERANG — Enam alat berat masih beroperasi di tengah kepulan asap tebal saat kebakaran melanda TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/6/2026) pagi. Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 09.00 WIB dan hingga siang hari belum sepenuhnya padam.

Asap hitam pekat membumbung tinggi dari tumpukan sampah yang terbakar. Sejumlah warga melaporkan kualitas udara menurun drastis dan jarak pandang terbatas akibat asap yang terbawa angin ke area permukiman.

Warga Keluhkan Asap Sejak Api Membesar

Seorang warga bernama Asep mengatakan, asap mulai terasa pekat begitu api membesar di area tumpukan sampah. Bau menyengat juga tercium hingga ke rumah-rumah warga yang berjarak beberapa ratus meter dari lokasi.

“Asapnya tebal sekali. Kalau kemarau memang sering kejadian seperti ini,” ujar Asep kepada wartawan di lokasi.

Menurut Asep, hanya satu unit mobil pemadam kebakaran yang awalnya tiba untuk melakukan penanganan awal. “Kebakarannya mulai sekitar jam 09.00 pagi. Baru satu mobil damkar yang datang,” tambahnya.

Bukan Kali Pertama, Warga Sebut Kejadian Berulang

Warga setempat menyebut kebakaran di TPA Jatiwaringin bukanlah insiden pertama. Peristiwa serupa kerap terjadi terutama saat musim kemarau tiba, ketika tumpukan sampah kering mudah terbakar.

“Sering terjadi, apalagi kalau musim panas begini,” kata Asep.

Kondisi ini membuat warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait meningkatkan langkah pencegahan. Mereka menilai dampak kebakaran terhadap kualitas udara di sekitar TPA sudah terlalu sering terulang.

Belum Ada Korban Jiwa, Penyebab Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun data resmi mengenai luas area yang terdampak. Petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke area lain.

Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Meski asap pekat masih membumbung, aktivitas di lokasi belum sepenuhnya berhenti — enam alat berat terlihat tetap beroperasi di tengah kondisi tersebut.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: fixsnews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top