BANTEN — PSSI memperpanjang masa pemanggilan kedua pemain tersebut setelah mereka menjalani pemusatan latihan di Surakarta pada pertengahan Juni 2026. Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor 3204/UDN/1831/VI-2026 yang diterima manajemen Bali United.
Majesta dan Kayana sebelumnya aktif membela Bali United Youth di kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Keduanya kini berpeluang mencatatkan debut internasional jika dipercaya tampil melawan Malaysia U-17.
Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan menghadapi Malaysia U-17 sebanyak dua kali di Stadion Manahan, Solo. Pertandingan pertama berlangsung pada 4 Juli 2026, disusul laga kedua pada 7 Juli 2026.
Agenda ini menjadi bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang akan berlangsung November mendatang. Tim pelatih ingin menguji kemampuan pemain menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Keberhasilan Majesta dan Kayana menembus skuad Garuda Muda bukanlah kebetulan. Akademi Bali United rutin menyumbangkan pemain ke berbagai kelompok umur Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi kedua pemain, kesempatan ini memiliki arti khusus. Jika tampil, mereka berpeluang mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia U-17 di level internasional. Penampilan impresif di laga uji coba bisa membuka jalan menembus skuad utama di masa depan.
Laga melawan Malaysia diperkirakan menjadi ajang bagi tim pelatih untuk membangun kekompakan tim. Selain mengukur kesiapan skuad, pertandingan ini juga menjadi momentum bagi para pemain muda menunjukkan kualitas sebelum memasuki ajang resmi tingkat Asia.
Dengan kepercayaan yang diberikan PSSI, Majesta dan Kayana diharapkan mampu memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Keberhasilan mereka juga menjadi kebanggaan bagi Bali United yang terus berkomitmen mengembangkan pemain-pemain muda Indonesia.