TANGERANG — Maryono Hasan menyebut tantangan komunikasi publik saat ini tidak hanya terletak pada isi informasi, melainkan juga cara penyajiannya. Konten visual seperti background looping dan motion graphic dinilai bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari strategi memperkuat pesan pemerintah.
“Di era digital saat ini, kehumasan bukan lagi fungsi pelengkap, tetapi sudah menjadi garda terdepan dalam menjaga arus informasi agar cepat, tepat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” kata Maryono dalam sambutannya.
Maryono menambahkan, visual yang kuat dapat mempercepat pemahaman publik sekaligus membangun citra Kota Tangerang sebagai kota yang modern dan adaptif terhadap teknologi. Ia juga menyoroti pentingnya admin kehumasan dan media sosial perangkat daerah yang harus sigap merespons berbagai isu.
“Konten visual seperti background looping dan motion graphic bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari strategi komunikasi publik untuk memperkuat pesan pemerintah,” jelasnya.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany menuturkan, publikasi kebijakan daerah kini wajib didukung secara gotong royong oleh seluruh media sosial organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap program kegiatan OPD merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Tangerang, sehingga platform media sosial instansi harus saling membantu agar informasi lebih luas diterima masyarakat.
“Setiap program kegiatan OPD merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Tangerang, sehingga seluruh platform media sosial instansi harus saling membantu agar informasi lebih luas diterima masyarakat,” terang Mugiya.
Demi menjaga konsistensi performa, Diskominfo berkomitmen memfasilitasi peningkatan kapasitas aparatur secara berkala. Mugiya menyebut pihaknya menjadwalkan evaluasi dan pelatihan rutin minimal dua kali dalam setahun.
“Kami menjadwalkan evaluasi dan pelatihan rutin minimal dua kali dalam setahun. Selain itu, kami membuka pintu bagi OPD maupun kecamatan yang membutuhkan pendampingan kehumasan secara khusus dan eksklusif langsung bersama tim praktisi Bidang DIKP,” pungkasnya.