DFSK E5 Plus Debut di GIIAS 2026, SUV PHEV 215 DK Ini Diproduksi di Cikande

Penulis: Ujang Rahmat  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 09:28:31 WIB
DFSK E5 Plus, SUV PHEV 215 DK, resmi debut di GIIAS 2026 dengan produksi lokal di Cikande.

BANTEN — DFSK resmi mengumumkan kehadiran E5 Plus di pasar Indonesia. SUV medium tujuh penumpang ini akan menjadi model PHEV pertama yang dipasarkan sekaligus diproduksi oleh pabrikan asal China tersebut. Debutnya dijadwalkan pada ajang GIIAS 2026, sebuah langkah strategis untuk memperkuat lini elektrifikasi di Tanah Air.

Dimensi Setara Chery Tiggo 8, Kabin Lapang untuk 7 Penumpang

Dari segi ukuran, E5 Plus masuk ke segmen SUV medium premium. Dengan panjang 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, dan jarak sumbu roda 2.785 mm, ia bersaing langsung dengan Chery Tiggo 8 dan Geely Starray. Dimensi bongsor ini menjanjikan kabin yang lega untuk mengakomodasi hingga tujuh orang.

Interior Minimalis dengan Layar 15,6 Inci dan Asisten AI

DFSK mengklaim E5 Plus sebagai kendaraan pintar pertama mereka di Indonesia. Teknologi kecerdasan buatan atau AI disematkan pada sistem hiburannya untuk meningkatkan interaksi pengemudi dengan mobil. Dasbor horizontal modern, panel instrumen digital, setir multifungsi, dan sunroof elektrik melengkapi kabin. Sorotan utamanya adalah layar sentuh berukuran 15,6 inci yang menjadi pusat kendali fitur.

Tenaga 215 DK, Mode Listrik Murni Tembus 230 Km

Jantung pacu E5 Plus mengandalkan mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan motor listrik. Motor elektriknya menyemburkan tenaga 160 kW, setara 215 dk. Angka itu membuatnya kompetitif di kelas PHEV. Yang lebih menarik, SUV ini diklaim bisa melaju hingga 230 kilometer dalam mode listrik murni. Meski begitu, beberapa sumber awal menyebut angka 140 km, jadi angka final perlu dikonfirmasi saat peluncuran resmi.

Produksi Lokal di Cikande, Bukan Sekadar Impor

PT Sokonindo Automobile tak hanya menjual, tapi juga merakit E5 Plus di fasilitas Cikande, Banten. Pabrik yang sama selama ini memproduksi DFSK Gelora, Gelora E, Glory 560, dan Glory i-Auto untuk pasar domestik dan ekspor. Langkah ini diharapkan memperkuat daya saing industri otomotif nasional sekaligus memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen Indonesia.

Desain eksterior E5 Plus mengikuti tren SUV listrik masa kini. Grille depan tertutup menjadi ciri khas, dipadukan pelek multi-spoke, aksen krom di area jendela, serta lampu belakang memanjang yang menyambung. Tampilannya modern dan elegan, sesuai dengan positioning-nya sebagai kendaraan ramah lingkungan.

Informasi lebih detail soal varian, harga, dan fitur keselamatan akan diumumkan mendekati gelaran GIIAS 2026. Yang jelas, DFSK serius bermain di segmen elektrifikasi dengan strategi produksi lokal dan teknologi hybrid yang lebih agresif.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top