BANTEN — Pertandingan matchday pertama Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko berjalan sengit. Tim Samba yang diunggulkan justru tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Maroko di babak pertama. Namun, bintang Real Madrid, Vinicius Junior, muncul sebagai pahlawan dengan gol penyeimbang di sisa waktu pertandingan.
Maroko tampil percaya diri sejak menit awal. Mereka sukses membuka keunggulan melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan celah di lini belakang Brasil. Gol tersebut membuat publik di MetLife Stadium terdiam.
Brasil merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Peluang emas tercipta melalui kaki Raphinha dan Rodrygo, namun kiper Maroko tampil gemilang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua menjadi milik Brasil. Pelatih melakukan sejumlah perubahan taktik untuk meningkatkan daya gedor. Hasilnya, Vinicius Junior sukses menjebol gawang Maroko memanfaatkan umpang silang dari sisi kanan pertahanan lawan.
Gol tersebut lahir di menit kritis dan memastikan Brasil pulang dengan satu poin. Vinicius menjadi pahlawan setelah beberapa peluang emas sebelumnya gagal dikonversi menjadi gol oleh rekan-rekannya.
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 semakin ketat. Baik Brasil maupun Maroko hanya mengoleksi satu poin dan wajib menang di laga berikutnya untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
Brasil dijadwalkan menghadapi lawan tangguh berikutnya yang juga butuh kemenangan. Sementara Maroko akan mencoba memanfaatkan momentum hasil positif ini untuk meraih hasil maksimal di pertandingan selanjutnya.
Dominasi penguasaan bola tidak serta merta menjamin kemenangan bagi Brasil. Efektivitas serangan balik Maroko menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai di pertandingan-pertandingan mendatang.
Brasil akan kembali bertanding pada laga kedua Grup C dalam beberapa hari ke depan. Sementara Maroko akan berusaha memanfaatkan momentum hasil imbang ini untuk meraih kemenangan perdana mereka di turnamen.