Tarif Rp 2 Ribu Sekali Naik, Warga Kota Tangerang Diimbau Beralih ke BRT dan Angkot Si Benteng

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 21:46:01 WIB
Warga Kota Tangerang diimbau menggunakan BRT Tayo dan Angkot Si Benteng dengan tarif Rp 2 ribu sekali naik.

TANGERANG — Warga Kota Tangerang kini punya opsi transportasi umum dengan tarif paling murah, yakni Rp 2 ribu sekali naik untuk Bus Rapid Transit (BRT) Tayo dan Angkot Si Benteng. Anggota DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi mendorong masyarakat memanfaatkan layanan ini di tengah tekanan ekonomi akibat kenaikan harga BBM.

"Adanya kenaikan harga BBM, masyarakat bisa memanfaatkan transportasi umum sebagai pilihan yang lebih hemat sekaligus berkontribusi mengurangi kemacetan dan polusi udara di Kota Tangerang," kata Edi dalam keterangannya, Jumat.

Rute Menjangkau Permukiman Warga

Edi menjelaskan, BRT Tayo dan Angkot Si Benteng sengaja dihadirkan Pemkot Tangerang melalui dukungan DPRD untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Rute yang tersedia, kata dia, sudah menjangkau hingga ke pemukiman padat penduduk.

Ia juga mendorong Pemkot Tangerang terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari kenyamanan, keamanan, hingga konektivitas antarrute. "Dengan layanan yang semakin baik, kami optimistis masyarakat akan semakin tertarik beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum," tambahnya.

1,7 Juta Penumpang BRT Tayo Sepanjang 2025

Minat warga terhadap transportasi umum di Kota Tangerang menunjukkan tren positif. Data dari pengelola mencatat, jumlah pengguna BRT Tayo sepanjang tahun 2025 mencapai 1.731.753 penumpang. Pada periode Januari hingga Mei 2026, angka itu sudah mencapai 763.130 orang.

Saat ini, Pemkot Tangerang mengoperasikan 120 unit BRT Tayo yang melayani lima koridor utama. Rutenya meliputi Poris Plawad-Jatake, Poris Plawad-Cibodas, Ciledug-Tangcity Mall, dan Cadas-Pintu M1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

11 Koridor Si Benteng, Termasuk Rute Baru ke Greenlake dan Alam Sutera

Untuk Angkot Si Benteng, Kota Tangerang telah menyiapkan 11 koridor. Dua di antaranya merupakan rute baru, yakni Terminal Poris-Greenlake dan Terminal Poris-Alam Sutera. Sembilan koridor lainnya sudah terintegrasi dengan moda transportasi publik lain.

Direktur PT TNG Muhamad Rijal menyebut, sembilan koridor Si Benteng yang sudah beroperasi meliputi Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal-Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya-Gandasari, Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Gandasari, Terminal Cimone-Pabuaran Tumpeng, serta Kavling Perkebunan Raya-RS Melati.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top