PLN Peduli dan Banten Inclusifa Preneur Buka Ruang Belajar Batik Inklusif di Tugu Kota Cilegon

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 01:11:01 WIB
Peserta pelatihan membatik inklusif mengikuti proses belajar di Tugu Kota Cilegon.

CILEGON — Pelatihan membatik yang digelar di ruang publik itu diikuti oleh warga dari berbagai latar belakang. Mereka mendapat kesempatan belajar langsung dari pengajar profesional, mulai dari menggambar pola hingga proses pewarnaan.

Dihadiri Sekda hingga Manajemen PLN

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas PUPR, Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UID Banten, serta Manager PLN UP3 Banten Utara. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif.

Sekda Kota Cilegon mengapresiasi kolaborasi yang menyentuh langsung masyarakat. "Program seperti ini sejalan dengan semangat Kota Cilegon untuk terus mendorong tumbuhnya masyarakat yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing," ujarnya.

PLN: Bukan Sekadar Listrik, Tapi Pemberdayaan

PLH General Manager PLN UID Banten, Bobby Cristya Surya, menegaskan komitmen perusahaan melalui program PLN Peduli. "Kami berharap lahir ruang-ruang pembelajaran yang tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga mampu mendorong terciptanya peluang usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," kata Bobby.

Ia menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan membutuhkan sinergi berbagai pihak agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

BIP Siapkan Empat Jurusan Kreatif Bersertifikasi

Direktur Banten Inclusifa Preneur, Rina Rahmawati, menjelaskan bahwa BIP adalah pusat pendidikan kreatif yang terbuka untuk semua. "Kami ingin menghadirkan kesempatan yang setara bagi siapa pun untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kapasitas diri, dan membuka peluang usaha," ungkapnya.

Ke depan, BIP akan mengembangkan program pelatihan melalui empat jurusan kreatif: kriya, membatik, menjahit, dan melukis. Dengan dukungan fasilitas memadai, tenaga pengajar, dan pembelajaran berbasis sertifikasi, BIP ditargetkan menjadi pusat pengembangan kreativitas sekaligus pemberdayaan ekonomi inklusif di Banten.

Pelatihan membatik ini menjadi langkah awal membangun ekosistem kreatif yang memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan berkembang. Program ini merupakan hasil kolaborasi BIP dengan PLN Peduli, Pemerintah Kota Cilegon, dan berbagai pihak yang memiliki visi pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top