TANGERANG — Proses pemulangan jemaah haji asal Kota Tangerang untuk kloter pertama resmi dimulai sejak kedatangan mereka di Debarkasi Asrama Haji Banten Grand El Hajj, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh. Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Banten, sebanyak 390 jemaah telah tiba di Tanah Air dan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipertemukan dengan keluarganya.
Setelah menempuh perjalanan panjang, setiap jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan di debarkasi. Langkah ini menjadi prosedur standar PPIH untuk memastikan kondisi fisik jemaah dalam keadaan prima sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing.
Pemkot Tangerang, melalui sambutan Wali Kota Sachrudin, menyatakan komitmennya untuk mengawal proses pemulangan hingga tuntas. Dukungan penuh diberikan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Masa debarkasi jemaah haji asal Kota Tangerang dijadwalkan berlangsung hingga 29 Juni 2026. Selama periode tersebut, PPIH Banten bersama Pemkot Tangerang akan terus berkoordinasi untuk memastikan tidak ada hambatan dalam pemulangan jemaah dari kloter-kloter berikutnya.
Pemeriksaan kesehatan dan administrasi menjadi prioritas utama sebelum jemaah diperbolehkan meninggalkan asrama haji. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan pasca-penerbangan jarak jauh.
Kota Tangerang termasuk salah satu daerah dengan jumlah jemaah haji yang signifikan di Provinsi Banten setiap tahunnya. Proses pemulangan yang terkoordinasi dengan baik menjadi penting untuk menjaga kenyamanan jemaah dan keluarganya. Pemkot Tangerang memastikan seluruh fasilitas pendukung di debarkasi telah disiapkan secara optimal.
Dengan selesainya kloter pertama, Pemkot Tangerang bersama PPIH Banten akan terus memantau kedatangan kloter-kloter berikutnya hingga seluruh jemaah asal Kota Tangerang kembali ke Tanah Air pada akhir Juni mendatang.