Wakil Wali Kota Serang Monitor Penyaluran 1.158 Hewan Kurban ke Lima Daerah di Banten, Target Pelosok Minim Akses

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:56:01 WIB
Wakil Wali Kota Serang memantau langsung penyaluran 1.158 hewan kurban ke lima daerah di Banten.

SERANG — Sebanyak 1.158 ekor hewan kurban yang terdiri dari sapi dan domba telah dipotong dan didistribusikan ke lima daerah di Provinsi Banten melalui Program Tebar Kurban Kita Bisa 2026. Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, turun langsung memantau proses penyembelihan di kawasan Ciracas, Kota Serang, pada Sabtu (30/5/2026).

Distribusi Merata hingga ke Pelosok Banten

Agis mengatakan, penyaluran daging kurban tidak hanya terpusat di Kota Serang, melainkan menyasar daerah-daerah yang selama ini sulit mendapatkan pasokan hewan kurban. “Distribusi dilakukan ke Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Lebak,” ujarnya saat meninjau lokasi pemotongan.

Program ini, menurut Agis, merupakan hasil kolaborasi antara relawan Kurban Kita Bisa dan para pekurban dari berbagai daerah di Indonesia. Kota Serang dipilih sebagai pusat penyembelihan sekaligus titik distribusi utama untuk seluruh wilayah Banten.

Pemberdayaan Peternak Lokal di Tengah Arus Kurban

Relawan Kurban Kita Bisa, Slamet Rasyadi, mengungkapkan bahwa seluruh hewan kurban yang disembelih di Ciracas berasal dari peternak lokal Kota Serang. “Sebelum hari pelaksanaan, seluruh hewan kurban telah dibawa ke lokasi untuk diproses dan didistribusikan,” kata Slamet.

Agis menambahkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi penerima, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi peternak setempat. “Program ini tidak hanya menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan bagi para peternak lokal agar usaha mereka semakin berkembang,” jelasnya.

Sinergi Pemerintah dan Relawan untuk Pemerataan Gizi

Wakil Wali Kota Serang mengapresiasi inisiatif program yang dinilai memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Program seperti ini sangat membantu masyarakat dan semakin memperkuat semangat gotong royong. Distribusi hewan kurban yang menjangkau berbagai daerah menunjukkan bahwa kebersamaan kita tumbuh kuat di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut Agis, Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas sosial. Ia menyebut, program ini turut mendukung pengentasan stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di wilayah penerima. “Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial, termasuk mendukung program pengentasan stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat,” tambahnya.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: mediabantencyber.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top