TANGSEL — Pembukaan MTQ XVII Kota Tangerang Selatan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel. Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana menumbuhkan kebiasaan membaca dan mengamalkan Al-Qur'an.
Menurut Dimyati, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, minat anak-anak untuk membaca Al-Qur'an harus terus dipupuk. Ia meyakini generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pegangan hidup akan tumbuh menjadi anak yang saleh dan salihah.
"MTQ merupakan sarana untuk membangun kebiasaan membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wagub Dimyati dalam sambutannya.
Penyelenggara menghadirkan cabang ekshibisi tartil Al-Qur'an isyarat bagi penyandang disabilitas rungu wicara. Dimyati memberi apresiasi khusus atas inisiatif tersebut.
"Ini luar biasa. Kehadiran cabang ini menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Selamat kepada Kota Tangsel atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas," ungkapnya.
Selain cabang isyarat, ekshibisi juga memuat tilawah bagi ASN, TNI, Polri, dan instansi vertikal, serta festival seni Islami.
MTQ XVII Kota Tangsel mempertandingkan 11 cabang lomba yang tersebar di sejumlah lokasi. Kesebelas cabang itu meliputi seni baca Al-Qur'an, qira'at Al-Qur'an, hafalan Al-Qur'an, tafsir Al-Qur'an, fahm Al-Qur'an, syarh Al-Qur'an, seni kaligrafi Al-Qur'an, karya tulis ilmiah Al-Qur'an (KTIQ), hafalan hadis, qiraatul kutub, serta cabang ekshibisi.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah dari tujuh kecamatan yang berpartisipasi. Ia berpesan agar peserta menampilkan kemampuan terbaik seraya tetap menjaga sportivitas.
"Melalui MTQ ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas," katanya.
Dimyati turut menyoroti pesatnya pembangunan Kota Tangsel sejak pemekaran dari Kabupaten Tangerang. Meski pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, Tangsel dinilai mampu mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah secara maksimal.
Ia berharap anggaran tersebut terus dikelola untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Harapan itu disampaikan di hadapan peserta dan penyelenggara yang memadati lokasi pembukaan.
Pelaksanaan MTQ XVII diharapkan memperkuat identitas Banten sebagai daerah religius sekaligus membawa keberkahan bagi warga Kota Tangsel.