SERANG — Pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Serang menjadi ajang refleksi bagi Ihyauddin soal regenerasi kepemimpinan partai di tingkat lokal. Ia menilai kehadiran figur muda di kursi ketua partai besar bukan sekadar perebutan pengaruh, melainkan simbol kolaborasi lintas warna partai.
Menurut Ihyauddin, perbedaan latar belakang politik tidak menghalangi semangat untuk membangun Kota Serang. Tujuan yang sama itu dinilai menyatukan para pemimpin muda dari partai berbeda.
Ihyauddin menceritakan pengalamannya sendiri sebagai ketua partai politik termuda di Banten sebelum tongkat estafet kepemimpinan DPC PKB Kota Serang dipegang Nofal. Ia menyebut Nofal kini lebih muda darinya.
"Kemarin saya yang menjadi ketua partai termuda, sekarang ada bro Nofal dari PKB yang lebih muda," ungkap Ihyauddin sambil tersenyum hangat.
Pergantian di kursi pimpinan partai dinilai Ihyauddin sebagai angin segar bagi masa depan demokrasi daerah. Penyegaran kepemimpinan dianggap membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam proses politik.
Ihyauddin berharap momentum pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Serang memantik kesadaran generasi muda, khususnya Gen Z, untuk peduli terhadap politik sejak usia muda. Ajakan itu disampaikan di hadapan pengurus partai yang baru dikukuhkan.
Porsi pemilih muda pada pemilu mendatang diprediksi mendominasi hingga 60 persen. Ihyauddin meyakini pelibatan aktif kelompok tersebut mampu melahirkan SDM Kota Serang yang lebih unggul, adaptif, humanis, dan berdaya saing tinggi.
Pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Serang berlangsung di Kantor DPW PKB Provinsi Banten, Sabtu (7/11/2026). Kehadiran para pemimpin muda di partai politik besar dinilai sebagai tanda penyegaran estafet kepemimpinan di tingkat lokal.