Pemkab Serang Andalkan Surplus Padi dan Cadangan Bulog Hadapi Kemarau, Pasokan Cabai dan Jagung Terus Dipantau

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:46:31 WIB
Surplus produksi padi menjadi penopang utama pasokan pangan Kabupaten Serang.

SERANG — Surplus produksi padi menjadi penopang utama pasokan pangan Kabupaten Serang. Pemkab Serang tidak hanya bersandar pada hasil panen, tetapi juga menyiapkan cadangan beras di Perum Bulog sebagai penyangga jika produksi turun akibat keterbatasan air.

Pemantauan dilakukan lintas komoditas. Cabai dan jagung masuk daftar pantauan pemerintah daerah, selain padi yang selama ini menjadi indikator utama ketahanan pangan setempat.

Surplus Padi Jadi Penopang Pasokan

Raden Faisal Rahmansyah menyebut pertumbuhan ekonomi sektor pangan berjalan baik karena produksi padi masih melebihi kebutuhan warga. Pemerintah daerah terus memantau ketersediaan komoditas lain agar pasokan tetap mencukupi.

"Untuk sektor pangan, pertumbuhan ekonomi baik karena memang untuk padi kita masih surplus," ujar Faisal kepada awak media, Kamis (29/10/2026).

Cadangan beras di Bulog disebut menjadi kunci apabila panen berkurang. Stok tersebut disiapkan untuk menutup kekurangan pasokan saat produksi menurun.

"Kalau padi atau beras ada di Bulog stoknya. Jadi surplus, stoknya melebihi kebutuhan. Di situ ada cadangan untuk memenuhi kekurangan nanti pada saat panennya berkurang," jelasnya.

Jadwal Tanam dan Panen Sudah Diperhitungkan

Kemarau berpotensi menekan hasil pertanian, terutama karena keterbatasan air. Pemkab Serang mengaku sudah memperhitungkan jadwal musim tanam dan musim panen agar suplai bahan pokok tidak terganggu.

"Musim kemarau memang betul akan berdampak, tapi kita sudah antisipasi. Musim panen dan musim tanam sudah diperhitungkan sehingga jangan sampai ada kekurangan suplai bahan pokok," sambung Faisal.

Langkah antisipasi tidak berhenti di sektor pertanian. Pemerintah daerah juga memantau ketersediaan air bersih di sejumlah kecamatan yang sebelumnya terdampak kekeringan.

Bantuan Air Bersih dari PDAM Mulai Mereda

Pemkab Serang sempat menyalurkan bantuan air bersih melalui perusahaan daerah air minum (PDAM) ke wilayah yang kekurangan air. Kondisi itu berangsur membaik setelah curah hujan turun.

"Memang kemarin ada beberapa kecamatan yang mendapat suplai dari PDAM untuk bantuan air bersih. Tapi sekarang dengan kondisi yang ada sepertinya sudah mulai mereda dan bisa tertangani dengan adanya curah hujan," ungkap Faisal.

Keluhan warga soal kekurangan air bersih juga disebut sudah ditangani langsung oleh Pemda bersama PDAM. Setelah penyaluran bantuan, tidak ada lagi laporan lanjutan karena kebutuhan dinilai sudah tercukupi.

Faisal berharap musim hujan yang datang dapat memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus menjaga produksi pertanian di Kabupaten Serang.

"Harapannya dengan musim hujan datang tidak ada lagi daerah yang kekurangan air. Insyaallah Serang aman, baik air bersih maupun pangan," pungkasnya.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: ekbisbanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top