BANTEN — Kementerian Kebudayaan mencatat 80,6 juta orang menonton film di bioskop Indonesia sepanjang 2026 hingga 23 Oktober. Dari jumlah itu, 59,3 persen atau 47.813.476 penonton memilih film Indonesia, sementara 32.796.584 penonton menonton film asing. Capaian ini masih berpeluang bertambah karena sejumlah judul besar baru tayang akhir tahun.
Data penonton bioskop Indonesia 2026 dirilis Kementerian Kebudayaan melalui media sosial pada Jumat (23/10). Angka 80,6 juta itu dihimpun dari seluruh jaringan bioskop nasional, dengan film lokal tetap menjadi pilihan mayoritas penonton.
Dari sisi jumlah judul, setidaknya 139 film Indonesia sudah tayang hingga 23 Oktober 2026. Dengan begitu, rata-rata satu film Indonesia ditonton sekitar 343.982 orang.
Proporsi 59,3 persen untuk film Indonesia menegaskan posisi konten lokal sebagai penggerak utama pasar bioskop tahun ini. Film asing menyumbang 40,7 persen dari total penonton.
Namun, angka box office film Indonesia 2026 belum melampaui capaian 2025 yang menyentuh 80,27 juta penonton. Rekor itu diumumkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Januari 2026.
Selisihnya tipis, sekitar 330 ribu penonton, dan masih terbuka untuk dikejar mengingat sisa tahun 2026 belum habis.
Empat film Indonesia terlaris 2026 baru menembus angka 3 juta penonton. Posisi teratas diisi Danur: The Last Chapter dengan 3.619.565 penonton.
Di bawahnya ada Ghost in The Cell dengan 3.376.865 penonton, Jangan Buang Ibu dengan 3.356.577 penonton, dan Tunggu Aku Sukses Nanti dengan 3.008.239 penonton.
Sebagai perbandingan, 2025 punya dua film yang menembus 10 juta penonton, yakni Agak Laen 2: Menyala Pantiku dan Jumbo. Pabrik Gula melengkapi tiga besar dengan lebih dari 4,7 juta penonton.
Di kubu film luar negeri, Avengers Endgame: Encore memuncaki daftar dengan akumulasi 12.032.931 penonton. Angka itu menggabungkan perolehan sesi Encore sebesar 1.056.593 penonton dengan Avengers: Endgame yang semula meraup 10.976.338 penonton pada 2019.
Posisi kedua ditempati Spider-Man: Brand New Day dengan 6.977.396 penonton. Berikutnya Toy Story 5 dengan 2.393.403 penonton, The Odyssey dengan 2.024.056 penonton, dan Insidious: Out of The Further dengan 1.694.493 penonton.
Pola menarik muncul dari daftar 10 film terlaris gabungan. Enam dari 10 film Indonesia terlaris 2026 bergenre horor dan thriller, masing-masing menembus satu juta penonton.
Sementara itu, horor dan thriller asing hanya menempatkan sekitar empat judul, dengan perolehan tertinggi 1.694.493 penonton. Penonton Indonesia rupanya lebih percaya pada horor lokal.
Untuk genre superhero dan animasi, film asing masih jadi favorit. Sedangkan di genre drama, penonton sudah bergeser ke film lokal.
Sejumlah judul besar seperti Avengers: Doomsday dan Dune 3 dijadwalkan tayang akhir tahun. Keduanya berpotensi mendorong total penonton bioskop Indonesia 2026 melewati capaian tahun lalu.