SERANG — Pembukaan Sangga Nagara Festival 3 di Lapangan Rancanini ditandai dengan apresiasi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kepada para petani yang dinilai menjadi tulang punggung ketahanan pangan. Ratu Zakiyah menyebut festival ini sebagai bukti menjaga hubungan baik dengan alam yang telah memberi banyak manfaat bagi warga Kabupaten Serang.
"Di sini tidak hanya saja kegiatan tentang bagaimana kita menjaga hubungan kita dengan alam, bagaimana kita juga mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita salah satunya adalah upacara ruwat bumi," kata Bupati Serang saat membuka acara.
Rangkaian festival juga diisi upacara ruwat bumi dan penyerahan hasil pertanian dari para petani kepada masyarakat. Pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar hingga 18 Oktober 2026 tersebut.
"Jadi kegiatan ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Semoga semuanya mendapatkan berkah dari kegiatan Sangga Nagara ini," ujar Ratu Zakiyah.
Bupati menyampaikan penghargaan kepada Jagatara atau Jaga Nusantara Bersama serta seluruh panitia, pelaku seni budaya, dan aparatur desa, kecamatan, maupun Pemkab Serang yang mendukung penyelenggaraan festival. Ia mencatat kehadirannya di festival ini merupakan kali kedua.
Kabupaten Serang merupakan salah satu dari tiga lumbung padi terbesar di Provinsi Banten. Posisi itu membuat sektor pertanian menjadi penopang utama swasembada pangan nasional di wilayah tersebut.
"Tanpa petani kita tidak ada atau tidak mungkin bisa makan di meja masing-masing," kata Bupati.
Pemkab Serang menyatakan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas lahan, pengembangan teknologi pertanian, penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), dan penguatan kelembagaan petani.
Ratu Zakiyah menekankan ketahanan pangan tidak bisa dikerjakan satu pihak saja. Kolaborasi antara pelaku tani, usaha tani, dan masyarakat dinilai menjadi kunci menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Serang.
Di akhir sambutan, Bupati mengajak pengunjung menikmati seluruh rangkaian acara dengan gembira dan tetap menjaga kebersihan lingkungan. "Semoga semuanya berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Pembukaan festival turut dihadiri Ketua Umum Jagatara Edy Koesriyadi, Ketua Harian Jagatara Mashudi, Ketua Dewan Pakar Jagatara Irjen Pol (Purn) Heru Pratondo, Anggota Dewan Pembina Jagatara Komjen Pol (Purn) Yan Sultra, Mayjen (Purn) Ade Kurnianto, para kepala OPD, unsur Muspika Kecamatan Padarincang, dan Ketua Panitia Haris Munandar.