SERANG — Kenaikan APM itu tercatat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten. Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang yang sama juga bergerak dari 79,42 persen menjadi 82,97 persen pada periode yang sama.
Meski naik, capaian tersebut belum menutup jarak pemerataan layanan pendidikan menengah. Sebagian anak usia sekolah di delapan kabupaten dan kota Banten masih belum tertampung di bangku SMA/SMK.
Pemprov Banten meresmikan tujuh Unit Sekolah Baru (USB) sepanjang 2025. Penambahan itu membuka kapasitas tampung sekitar 1.356 peserta didik.
Ketujuh sekolah tersebut adalah SMAN 33 Kabupaten Tangerang, SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 12 Kota Tangerang, SKh 01 Kabupaten Serang, SMKN 2 Cihara di Kabupaten Lebak, SMAN 9 Kota Serang, dan SMKN 17 Kabupaten Pandeglang.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut pembangunan USB sebagai salah satu cara menambah daya tampung peserta didik.
"Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun Unit Sekolah Baru (USB) untuk menambah daya tampung peserta didik," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Jamaluddin menyatakan pembangunan sekolah baru berlanjut bertahap. Pemprov Banten memasang target 18 USB hingga 2029.
Di jalur non-fisik, program sekolah gratis diperluas. Jumlah penerima pada 2025 sekitar 60.000 orang dan ditargetkan bertambah sekitar 60.000 pada 2026, sehingga totalnya diharapkan menyentuh 120.000 penerima.
Perluasan akses pendidikan diarahkan untuk menekan angka putus sekolah. Sasaran lainnya, membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak di delapan kabupaten dan kota Banten untuk melanjutkan pendidikan.
Pemprov Banten juga mendorong peningkatan kualitas lulusan SMK agar kompetensi mereka sesuai kebutuhan dunia kerja. Harapannya, lulusan memperoleh pekerjaan yang relevan dengan bidang keahlian masing-masing.
"Peningkatan partisipasi pendidikan, penambahan kapasitas sekolah, serta perluasan program sekolah gratis menjadi sejumlah langkah yang ditempuh Pemprov Banten untuk mewujudkan layanan pendidikan yang lebih merata dan terjangkau," tutur Jamaluddin.