Pemkot Serang Latih 60 Calon Pengusaha dari 600 Pendaftar, Modal Rp1 Juta Siap dari Kantong Pribadi Wali Kota

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 17:16:31 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi membuka pelatihan inkubasi bisnis bagi 60 peserta terpilih dari 600 pendaftar.

SERANG — Seleksi ketat dilalui 600 pendaftar sebelum akhirnya menyisakan 250 orang, lalu mengerucut jadi 60 peserta yang berhak mengikuti inkubasi bisnis. Mereka dibagi rata ke dalam tiga bidang keterampilan, masing-masing 20 orang: pembuatan roti, pangkas rambut, dan tata rias wajah.

Peserta yang dinyatakan lulus tidak hanya menerima pelatihan teknis. Pemkot Serang menyiapkan bantuan modal usaha Rp1 juta dan seperangkat peralatan kerja gratis untuk menunjang usaha sesuai bidang yang dipelajari.

Bantuan Modal Rp1 Juta Tak Pakai Dana APBD

Budi Rustandi menegaskan bantuan modal tersebut tidak dibebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dana itu disebutnya berasal dari kantong pribadi.

"Enggak dari APBD, dari saya, urusan saya itu," tegas Budi saat membuka kegiatan.

Komitmen itu disebut sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi warga Kota Serang. Peserta yang menyelesaikan pelatihan berhak menerima bantuan tersebut tanpa melalui mekanisme anggaran daerah.

Pelatihan Dua Bulan, Fokus Peningkatan Keterampilan Teknis

Sekretaris DinkopUKMPerindag Kota Serang, Yayan Kosasih, menjelaskan bahwa para peserta sudah memiliki kemampuan dasar di bidangnya masing-masing. Karena itu, pelatihan diarahkan pada penguatan teknis dan pengembangan usaha.

"Artinya kita lebih memberikan pengetahuan dan alat, pelatihan teknis kepada mereka supaya lebih bisa berkembang dan sejahtera," ujar Yayan.

Pelatihan berlangsung selama dua bulan. Usai masa itu, peserta dinilai siap menjalankan usaha dengan peralatan yang telah diberikan.

Pendampingan Lanjutan dan Fasilitasi Promosi

Pemkot Serang memastikan tidak melepas peserta begitu saja setelah pelatihan selesai. Pendampingan usaha tetap berjalan, termasuk fasilitasi promosi pemasaran bagi produk dan jasa yang dihasilkan.

"Kami juga tidak hanya melepas begitu saja, setelah mereka nanti kita berikan alat-alat semuanya dan mereka berusaha, kami bantu juga untuk promosinya," jelas Yayan.

Langkah itu diharapkan memperluas jangkauan pemasaran peserta sehingga usaha yang dirintis bisa bertahan dan berkembang.

Kuota Tahun Depan Ditargetkan Naik Jadi 100 Peserta

Antusiasme masyarakat terhadap program ini dinilai tinggi. Yayan menargetkan jumlah peserta bisa ditingkatkan menjadi 100 orang pada pelaksanaan tahun depan.

Selain menambah kuota, Pemkot Serang berencana memperluas bidang pelatihan. Tujuannya agar semakin banyak warga memperoleh keterampilan dan kesempatan membangun usaha secara mandiri.

Melalui Program 1 Keluarga 1 Pengusaha, Pemkot Serang berharap tumbuh lebih banyak usaha rumahan yang mampu membuka lapangan kerja dan menekan angka pengangguran di daerah.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top