AkzoNobel Jual Bisnis Cat Dulux Asia Tenggara ke Nippon Paint Rp24,2 Triliun

Penulis: Ujang Rahmat  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 12:19:02 WIB
AkzoNobel sepakat menjual bisnis cat dekoratifnya di Asia Tenggara kepada Nippon Paint senilai USD1,35 miliar.

BANTEN — AkzoNobel sepakat melepas bisnis cat dekoratifnya di Asia Tenggara kepada Nippon Paint dengan nilai transaksi USD1,35 miliar atau sekitar Rp24,2 triliun. Kesepakatan mencakup operasi di tujuh negara, termasuk Indonesia, dan menjadi bagian dari penataan portofolio grup asal Belanda tersebut.

Produsen cat asal Belanda itu menargetkan penyelesaian transaksi di Indonesia rampung pada akhir 2026. Untuk enam negara lainnya, penyelesaian diperkirakan baru berlangsung pada pertengahan 2027 setelah memperoleh persetujuan regulator dan memenuhi sejumlah ketentuan yang berlaku.

Penjualan ini mencakup bisnis cat dekoratif AkzoNobel di tujuh negara sekaligus. Selain Indonesia, wilayah yang dilepas meliputi Vietnam, Malaysia, Thailand, Singapura, Papua Nugini, dan Australia.

Tujuh Negara yang Masuk dalam Transaksi

Dari kesepakatan senilai USD1,35 miliar, AkzoNobel diproyeksikan memperoleh kas bersih sekitar USD1 miliar atau Rp17,9 triliun. Angka itu sudah memperhitungkan biaya transaksi, termasuk pajak yang menyertai proses divestasi.

Selisih antara nilai transaksi dan kas bersih menunjukkan porsi signifikan yang terserap biaya. Bagi AkzoNobel, kas hasil penjualan ini menjadi modal untuk memperkuat bisnis yang dinilai punya skala dan daya saing lebih besar di pasar global.

Alasan AkzoNobel Melepas Bisnis Cat Dekoratif

Divestasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menata ulang portofolio bisnisnya. AkzoNobel memilih memusatkan sumber daya pada lini usaha yang dianggap lebih kompetitif ketimbang mempertahankan operasi cat dekoratif di kawasan Asia Tenggara.

Bagi Nippon Paint, akuisisi ini memperluas cakupan pasar di kawasan yang pertumbuhan propertinya masih berjalan. Nippon Paint selama ini dikenal kuat di pasar cat Asia, dan pengambilalihan jaringan AkzoNobel memberi akses langsung ke distribusi di tujuh negara.

Apa Artinya bagi Pasar Cat Indonesia

Di Indonesia, merek Dulux selama ini menempati posisi mapan di segmen cat dekoratif rumah tangga dan proyek konstruksi. Perpindahan kepemilikan ke Nippon Paint berpotensi mengubah peta persaingan dengan pemain lokal maupun regional seperti Avian, Mowilex, dan Jotun.

Pelaku pasar cat nasional perlu mencermati bagaimana Nippon Paint mengelola merek Dulux pascaakuisisi. Perubahan strategi distribusi atau harga bisa berdampak langsung ke jaringan toko bangunan dan kontraktor yang selama ini menjadi ujung tombak penjualan.

Transaksi masih menunggu restu regulator di masing-masing yurisdiksi. Untuk Indonesia, proses itu ditargetkan tuntas pada akhir 2026, sementara negara lain menyusul pada pertengahan 2027.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top