Panitia Asian Games 2026 Salah Putar Lagu Kebangsaan Korea Utara untuk Korsel

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 18 September 2026 | 20:04:01 WIB

BANTEN — Panitia Asian Games 2026 memutar lagu kebangsaan Korea Utara saat tim hoki putra Korea Selatan bersiap berlaga melawan Bangladesh di Stadion Green, Gifu, Jepang. Kekeliruan itu memicu kebingungan di lapangan sebelum penyiar stadion menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Korea Selatan tetap menang telak 5-0 dalam laga tersebut.

Sejumlah pemain Korea Selatan sudah berbaris rapi di lapangan untuk menyanyikan lagu nasional mereka ketika irama yang berkumandang justru bukan milik negara sendiri. Lagu kebangsaan Korea Utara terdengar di area Stadion Green, Gifu, tepat sebelum laga hoki putra melawan Bangladesh dimulai.

Insiden ini tergolong sensitif. Lagu kebangsaan dan simbol Korea Utara dilarang keras beredar di wilayah Korea Selatan. Secara teknis, kedua negara tetangga itu masih berada dalam status perang sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 1953.

Penyiar Stadion Minta Maaf Lewat Pengeras Suara

Penyiar di dalam stadion langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka begitu kekeliruan terdeteksi. Pihak penyelenggara mengakui adanya kelalaian teknis yang membuat lagu kebangsaan Korea Selatan tertukar dengan lagu lain.

"Kami sangat memohon maaf atas kesalahan ini karena lagu kebangsaan Republik Korea diputar dengan lagu yang berbeda," kata announcer stadion di Gifu, Jumat (18/9), seperti dilansir Reuters.

"Saya benar-benar meminta maaf atas ketidaknyamanan ini," lanjutnya.

Korea Selatan Tetap Dominan, Hajar Bangladesh 5-0

Gangguan sebelum laga tidak menyurutkan performa tim hoki putra Korea Selatan. Skuad Negeri Ginseng itu menyudahi perlawanan Bangladesh dengan kemenangan telak 5-0.

Kemenangan tersebut mempertegas posisi Korea Selatan sebagai salah satu kekuatan hoki putra di Asia. Bangladesh, yang berada di peringkat bawah persaingan, tidak mampu memberi perlawanan berarti sepanjang pertandingan.

Kekeliruan Teknis yang Berisiko Diplomatik

Insiden pemutaran lagu kebangsaan yang salah bukan kali pertama terjadi di ajang multievent internasional. Namun konteks Korea Selatan dan Korea Utara membuat kekeliruan ini berbobot lebih dari sekadar masalah teknis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kontingen Korea Selatan maupun panitia penyelenggara Asian Games 2026 soal sanksi atau tindak lanjut atas insiden tersebut. Penyelenggara hanya menyampaikan permintaan maaf lisan melalui pengeras suara stadion.

Bagi Korea Selatan, fokus kini beralih ke laga berikutnya di fase grup. Kemenangan 5-0 atas Bangladesh menjadi modal penting untuk menjaga momentum di turnamen hoki putra Asian Games 2026.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top