Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Kinerja Perizinan BKPM, Tawarkan PBG 10 Jam untuk Rumah Tinggal

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 17 September 2026 | 15:28:31 WIB

Pemerintah Kota Tangerang menerima penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM atas kinerja pelayanan perizinan dan percepatan pelaksanaan berusaha dalam Kategori Pemerintah Kota. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses seleksi terhadap 93 kota di seluruh Indonesia. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk terus menyempurnakan layanan investasi di daerah itu.

TANGERANG — Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diterima Pemkot Tangerang dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB). Proses seleksi melibatkan 93 kota di Indonesia sebelum akhirnya Kota Tangerang terpilih pada kategori pemerintah kota.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai penghargaan itu bukan sekadar prestasi, melainkan pemicu untuk memperbaiki layanan investasi. Menurutnya, kemudahan berusaha harus berjalan seiring kepastian layanan dan inovasi pemerintah dalam menjawab kebutuhan dunia usaha.

PBG 10 Jam Selesai hingga Program Sambut NIB untuk UMKM

Kepala DPMPTSP Kota Tangerang Suggiharto Achmad Bagdja menyebut sejumlah layanan kemudahan yang sudah dihadirkan. Salah satunya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) 10 Jam Selesai bagi rumah tinggal.

Pemkot Tangerang juga menjalankan program Sambut NIB untuk membantu pelaku UMKM memperoleh Nomor Induk Berusaha. Informasi peluang investasi dapat diakses masyarakat melalui Peta Potensi dan Peluang Investasi Kota Tangerang.

"Berbagai inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan perizinan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat maupun pelaku usaha," ujar Suggiharto.

Investasi dan Lapangan Kerja Jadi Satu Paket

Sachrudin menegaskan investasi tidak hanya soal nilai modal yang masuk ke suatu daerah. Di baliknya ada aktivitas ekonomi yang bergerak, dunia usaha yang tumbuh, hingga peluang kerja yang terbuka bagi warga.

"Harapannya, semakin mudah orang berusaha, semakin banyak kegiatan ekonomi yang tumbuh. Pada akhirnya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Tangerang," kata Sachrudin.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani menekankan peran pemerintah daerah dalam membangun iklim investasi. Menurutnya, investasi yang tumbuh berdampak lebih luas terhadap penciptaan lapangan pekerjaan.

"Investasi harus bermuara pada terciptanya lapangan kerja yang berkualitas. Ini menjadi pekerjaan kita bersama, terlebih setiap tahun sekitar dua juta bayi lahir di Indonesia. Karena itu, investasi menjadi salah satu cara membuka lebih banyak lapangan pekerjaan," tutur Rosan.

Layanan Perizinan Jadi Kunci Iklim Usaha

Pemkot Tangerang menyatakan terus mendorong pelayanan perizinan yang lebih cepat, mudah, pasti, transparan, profesional, dan ramah. Berbagai inovasi dihadirkan agar proses berusaha semakin sederhana sekaligus memberi kepastian bagi pelaku usaha.

Bagi Sachrudin, penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi menjadi motivasi mewujudkan iklim investasi yang kondusif melalui perbaikan layanan. Ia menyebut capaian itu sebagai hasil proses seleksi panjang yang tidak berhenti di seremonial penghargaan.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top