Danantara Targetkan BUMN Masuk Fortune 500 dalam 5 Tahun, Ini Peta Jalan yang Disiapkan

Penulis: Ujang Rahmat  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:11:01 WIB

BANTEN — Transformasi BUMN tidak lagi sekadar wacana. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar rapat internal bersama Danantara Asset Management (DAM) untuk membahas peta jalan pengelolaan perusahaan negara dalam lima tahun ke depan. Pembahasan difokuskan pada tahapan implementasi, penyelarasan prioritas di setiap fase, serta strategi memastikan seluruh BUMN bergerak dalam satu arah.

Empat Fase Menuju Panggung Global

Peta strategi ini disusun secara bertahap, tidak sekaligus. Fase pertama dimulai dengan konsolidasi dan restrukturisasi. Setelah pondasi itu kuat, barulah masuk ke penguatan people development dan corporate culture, lalu percepatan inovasi serta pemanfaatan teknologi.

Tahap pamungkasnya adalah penciptaan nilai (value creation) melalui aksi korporasi dan kemitraan strategis. Dari sanalah target kinerja global diukur, termasuk menembus daftar Fortune 500—daftar yang memuat perusahaan-perusahaan terbesar dunia berdasarkan pendapatan.

"Setiap tema ini akan turun ke seluruh perusahaan BUMN. Tema konsolidasi, people development, corporate culture, innovation, hingga value creation harus menjadi arah bersama," ujar Dony Oskaria dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (4/8).

Mengapa Fortune 500 Jadi Tolok Ukur?

Masuk Fortune 500 bukan sekadar gengsi. Daftar yang diterbitkan majalah Fortune ini menjadi patokan kesuksesan bisnis secara global. Ada beberapa kategori, mulai dari Fortune 500 khusus Amerika Serikat, Asia Tenggara, Eropa, Cina, hingga level global. Setiap daftar menyoroti bisnis-bisnis terkemuka di wilayah masing-masing dan tren yang sedang berkembang.

Bagi BUMN, menembus daftar ini berarti diakui setara dengan korporasi raksasa dunia. Lebih dari itu, ini sinyal bahwa perusahaan pelat merah Indonesia sudah efisien, inovatif, dan mampu bersaing tanpa bergantung pada proteksi pemerintah.

Dampak yang Diharapkan ke Masyarakat

Transformasi ini pada akhirnya bermuara pada satu hal: kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. BUMN yang sehat dan kompetitif akan lebih leluasa berinovasi, menyerap tenaga kerja berkualitas, dan membayar dividen lebih besar ke negara—yang ujungnya kembali ke pembangunan publik.

Melalui peta jalan ini, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mempercepat transformasi secara menyeluruh, mulai dari penguatan fundamental bisnis, pengembangan talenta, hingga pemanfaatan teknologi. Pemerintah berharap langkah ini menghadirkan BUMN yang lebih efisien dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top