Florida Setop Dana US$198 Juta untuk Pengisian EV, Dana Dialihkan ke Proyek Taksi Terbang eVTOL

Penulis: Ujang Rahmat  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:34:31 WIB
Gubernur Florida mengumumkan penghentian dana US$198 juta untuk pengisian EV dan mengalihkannya ke proyek taksi terbang eVTOL.

BANTEN — Departemen Perhubungan Florida (FDOT) mengonfirmasi penghentian pendanaan untuk pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik (EV) di negara bagian tersebut. Dalam dokumen resmi yang dilihat Miami Herald, FDOT menyebut alokasi dana tersebut sebagai pemborosan uang pajak jika digunakan untuk "kendaraan penumpang sehari-hari". Sebagai gantinya, mereka mengusulkan pendekatan strategis untuk mendukung moda transportasi baru yang sedang berkembang.

Prioritas Baru: Jaringan Jalan Raya Udara

Dana yang sebelumnya dianggarkan untuk memperbanyak jumlah charger EV kini diarahkan untuk membangun "aerial highway network" yang menunjang operasional taksi terbang atau pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL). FDOT menilai investasi ini lebih visioner dibandingkan sekadar menambah fasilitas pengisian daya di darat.

"The Florida Department of Transportation will not waste taxpayer dollars and spend it on everyday passenger vehicles," demikian bunyi pernyataan dalam dokumen FDOT. Pihaknya lebih memilih pendekatan inovatif yang mendukung "new emerging mode of transportation" atau moda transportasi baru yang sedang muncul.

Kontradiksi dengan Kebutuhan Infrastruktur EV

Keputusan ini terbilang kontroversial. Data menunjukkan Florida menempati peringkat kedua nasional dalam jumlah kepemilikan kendaraan listrik. Namun, rasio jumlah charger per kendaraan di negara bagian tersebut justru berada di bawah rata-rata nasional. Kondisi ini berarti pengguna EV di Florida masih menghadapi keterbatasan fasilitas pengisian daya di banyak lokasi.

Alih-alih mengejar ketertinggalan infrastruktur darat, FDOT justru memilih melompat ke teknologi yang belum matang secara komersial. Para pengamat menilai langkah ini berisiko memperlambat adopsi EV di Florida, terutama bagi pengguna yang mengandalkan pengisian publik untuk perjalanan jarak jauh.

Dampak bagi Pemilik EV di Florida

Bagi pemilik kendaraan listrik, keputusan ini berarti perluasan jaringan charger publik akan tertunda dalam waktu dekat. Proyek yang semula direncanakan untuk mempermudah mobilitas listrik kini harus bersaing dengan rencana ambisius pengembangan infrastruktur udara perkotaan.

Belum ada kepastian jadwal realisasi proyek taksi terbang tersebut. Sementara itu, kebutuhan charger EV di Florida terus meningkat seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik yang beredar. FDOT belum memberikan pernyataan lanjutan mengenai langkah kompensasi bagi pengguna EV yang terdampak pengalihan dana ini.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: thedrive.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top