Kualitas Udara Banten Malam Ini Terburuk se-Indonesia, ISPU Tembus 107 di Atas DKI Jakarta

Penulis: Ramli Siregar  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 23:27:31 WIB
Warga beraktivitas di tengah kabut tipis yang menyelimuti kawasan permukiman di Serang, Banten, Jumat (31/7/2026) malam.

SERANG — Warga Banten tengah menghirup udara dengan kualitas terburuk di Indonesia. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Jumat (31/7/2026) pukul 18.00 WIB, indeks kualitas udara di provinsi ini mencapai 107.

Angka tersebut masuk dalam rentang 101-200 yang menurut Peraturan Menteri LHK No. 14 Tahun 2020 dikategorikan sebagai kualitas udara "tidak sehat". Pada level ini, polusi udara bersifat merugikan bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.

Posisi Banten sekaligus menggeser DKI Jakarta yang biasanya kerap menduduki peringkat teratas. Ibu kota negara tercatat berada di urutan kedua dengan indeks 103, disusul Kalimantan Tengah di posisi ketiga dengan indeks 100.

Lampung dan Sumatera Selatan Menyusul di Peringkat Nasional

Data KLHK menunjukkan sejumlah provinsi lain di Pulau Sumatera dan Kalimantan juga mengalami penurunan kualitas udara pada malam hari ini. Lampung menempati posisi keempat dengan indeks 98, disusul Sumatera Selatan di angka 96, dan Bengkulu dengan 95.

Kalimantan Barat berada di urutan ketujuh dengan indeks 92. Sementara itu, Sumatera Barat (87), Aceh (85), dan Riau (83) melengkapi daftar sepuluh besar provinsi dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Jumat malam.

Apa Arti ISPU 107 bagi Kesehatan Warga?

ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu. Perhitungan ini didasarkan pada dampaknya terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, dan makhluk hidup lainnya.

Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK menjelaskan bahwa penghitungan ISPU dilakukan berdasarkan hasil pengukuran tujuh parameter pencemar udara, yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran tersebut tersebar di 72 stasiun pemantau di berbagai daerah.

Dengan indeks di angka 107, kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Namun, dari data yang dirilis, tidak ada wilayah di Indonesia yang masuk kategori kualitas udara berbahaya (di atas 300) maupun sangat tidak sehat (201-300).

Daftar 10 Provinsi dengan Udara Terburuk Jumat Malam

Berikut rangkuman indeks kualitas udara tertinggi di Indonesia pada Jumat, 31 Juli 2026 pukul 18.00 WIB:

  • Banten: 107
  • DKI Jakarta: 103
  • Kalimantan Tengah: 100
  • Lampung: 98
  • Sumatera Selatan: 96
  • Bengkulu: 95
  • Kalimantan Barat: 92
  • Sumatera Barat: 87
  • Aceh: 85
  • Riau: 83

Angka ini menjadi peringatan awal bagi pemerintah daerah untuk mewaspadai potensi peningkatan polusi, terutama jika kondisi cuaca dan arah angin tidak mendukung dispersi partikel pencemar di atmosfer.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top