BANTEN — Bundaran Angkasa Pura selama ini hanya dikenal sebagai persimpangan lalu lintas biasa. Namun, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya punya rencana yang lebih besar: mengubahnya menjadi landmark kebanggaan masyarakat.
Bupati Sujiwo mengatakan posisi bundaran sangat strategis karena menjadi jalur utama menuju bandara sekaligus gerbang masuk ke wilayah Kubu Raya. “Kita ingin Bundaran Angkasa Pura tampil lebih menarik, tertata, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya saat meninjau lokasi, Kamis (23/7/2026).
Konsep penataan yang disiapkan mencakup pembaruan lanskap kawasan, penambahan ruang terbuka hijau, dan pemasangan lampu dekoratif. Sujiwo berharap elemen-elemen ini bisa menghadirkan suasana lebih estetik, terutama pada malam hari.
“Penataan ini bukan hanya memperindah kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif Kabupaten Kubu Raya bagi setiap orang yang melintas maupun berkunjung,” tambahnya.
Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses penataan berjalan efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Bupati menegaskan program ini tidak semata-mata soal keindahan fisik. Kawasan yang tertata baik diyakini mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, menghadirkan ruang publik yang lebih representatif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Kawasan yang rapi dan indah akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata,” kata Sujiwo.
Daya tarik visual yang lebih baik juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Aktivitas masyarakat dan pengunjung di sepanjang Jalan Arteri Supadio diharapkan meningkat, sehingga memberi dampak positif bagi pelaku usaha yang beroperasi di kawasan tersebut.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat dan arus kedatangan tamu melalui Bandara Supadio, Bundaran Angkasa Pura dinilai mampu memperkuat citra daerah sekaligus mendukung geliat ekonomi. “Kami berharap bundaran ini nantinya menjadi salah satu landmark yang menjadi kebanggaan masyarakat Kubu Raya,” tutur Sujiwo.
Ia menambahkan, penataan ini akan memperkuat identitas daerah sebagai gerbang masuk yang modern, rapi, dan memberikan kesan baik bagi setiap pengunjung. Jika terealisasi sesuai rencana, Bundaran Angkasa Pura tidak hanya menjadi titik lalu lintas penting, tetapi juga representasi wajah progresif Kubu Raya di masa mendatang.