BANTEN — Peluncuran jersey resmi Arema FC untuk musim 2026 berlangsung di official store klub, Sabtu (25/7) sore. Sambutan Aremania langsung terasa: 14 jersey ludes dalam jam pertama. Dua pembeli pertama—Faiz dan Habibi—menjadi bukti antusiasme tinggi terhadap desain terbaru yang mengusung logo singa bertindik.
Faiz memilih jersey away. Desain simpel namun elegan menjadi alasan utamanya. “Memang sudah ditunggu lumayan lama. Apalagi isu soal logo singa bertindik kan sempat santer belakangan ini,” ujar Faiz.
Ia mengaku tak sengaja datang bertepatan dengan jam launching. “Kebetulan jamnya pas, ternyata begitu masuk ke dalam store jadi pembeli pertama. Alhamdulillah, memang sudah disiapkan 'maharnya' untuk pembelian jersey ini,” tambahnya.
Sementara Habibi memboyong jersey home. Ia punya tradisi pribadi: selalu membeli jersey resmi di hari pertama peluncuran sejak dua tahun lalu. “Untuk jersey home kali ini sesuai harapan, ada detail logo singa bertindik di bagian depan yang semakin mempertegas identitas dan karakter Arema,” ungkap Habibi.
Logo singa bertindik, yang sempat menjadi perbincangan di kalangan suporter, akhirnya muncul di jersey anyar Arema FC. Elemen ini dinilai memperkuat identitas Singo Edan. Kedua pembeli sepakat bahwa detail tersebut menjadi daya tarik utama musim ini.
Desain jersey home dan away juga disebut memiliki sentuhan modern tanpa meninggalkan ciri khas Arema. Warna dominan tetap dipertahankan, dengan aksen baru pada bagian kerah dan lengan.
Peluncuran jersey ini berlangsung jelang Piala Presiden 2026. Aremania berharap momentum ini tak hanya soal tampilan, tapi juga peningkatan prestasi tim di lapangan. Kedua pembeli pertama menyampaikan harapan serupa: jersey baru menjadi pemersatu seluruh elemen suporter.
“Semoga tim makin solid, dan jersey ini jadi simbol kebangkitan Arema,” ujar Faiz. Habibi menambahkan, “Biar Singo Edan kembali bergigi.”
Arema FC dijadwalkan mulai berlaga di Piala Presiden 2026 dalam beberapa pekan ke depan. Antusiasme suporter pada peluncuran jersey menjadi indikator awal bahwa dukungan terhadap tim tetap tinggi.