TANGERANG — Dinas PUPR Kota Tangerang mengerahkan tim pemeliharaan sumber daya air untuk mengangkut sedimentasi di Kali Serua, yang merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Angke. Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pengendali banjir di kawasan rawan banjir.
“Kami terus melakukan upaya mitigasi berkelanjutan memanfaatkan waktu musim kemarau ini dengan memperkuat infrastruktur pengendali banjir termasuk sungai-sungai dan saluran air yang berada di kawasan zona rawan banjir termasuk di Kali Serua yang menjadi bagian dari Kali Angke,” ujar Taufik, Sabtu.
Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo menilai musim kemarau merupakan waktu paling tepat untuk memetakan lokasi-lokasi yang membutuhkan normalisasi. Menurutnya, proses pemetaan menjadi dasar penentuan langkah teknis dan penguatan sistem tata air kota.
“Informasi yang kami terima dari BMKG maupun BRIN menunjukkan potensi musim kemarau yang cukup panjang. Meski demikian, kita juga harus tetap mengantisipasi perubahan iklim yang bisa membuat kondisi cuaca berubah sewaktu-waktu,” kata Arief.
Setelah pemetaan rampung, pemerintah bisa menyusun analisis kebutuhan, baik dari sisi pekerjaan maupun sumber daya. Debit air yang rendah saat kemarau membuat pengerjaan di lapangan lebih optimal dan efektif.
Arief mendorong hasil pemetaan itu segera ditindaklanjuti agar dapat diusulkan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 serta APBD Perubahan. Dengan begitu, pekerjaan normalisasi sudah bisa dimulai sebelum musim hujan tiba.
“Saya mendorong agar kebutuhan normalisasi yang sudah dipetakan segera ditindaklanjuti sehingga bisa kita dorong penganggarannya pada perubahan anggaran terdekat,” ujar Arief.
Ia menambahkan, memanfaatkan musim kemarau memberi waktu lebih bagi pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan. Saat musim penghujan datang, Kota Tangerang diharapkan sudah lebih siap menghadapi potensi banjir.
Kawasan Ciledug dan sekitarnya termasuk langganan banjir setiap tahun. Normalisasi Kali Serua menjadi salah satu prioritas karena aliran sungai tersebut terhubung langsung dengan Kali Angke yang kerap meluap. Dinas PUPR akan melanjutkan pembersihan saluran air di titik-titik lain setelah pemetaan selesai.