SERANG — Pemerintah Provinsi Banten kembali menggelontorkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur pedesaan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) pada 2026. Sebanyak 33 ruas jalan dengan total panjang 46,71 kilometer akan ditangani dalam program tersebut.
Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Kamis, menyebut keberhasilan program di tahun sebelumnya berdampak langsung pada peningkatan produktivitas pertanian. "Alhamdulillah, keberhasilan pembangunan jalan desa sejahtera berdampak terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Provinsi Banten," ujarnya usai pengukuhan pengurus forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten.
Menurut Andra, pembangunan infrastruktur ini merupakan komitmen Pemprov Banten untuk memperkuat ekonomi wilayah desa. Ia juga menilai program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang ingin membangun Indonesia dari desa menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.
Selain perbaikan jalan, Pemprov Banten pada 2026 juga akan memberikan bantuan keuangan desa sebesar Rp120 juta yang disalurkan kepada 1.238 desa di seluruh provinsi. Angka ini menunjukkan skala komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.
Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Banten Tahun 2024, terdapat 99 desa mandiri, 378 desa maju, dan 701 desa berkembang. Artinya, sebagian besar desa di Banten masih dalam kategori berkembang dan membutuhkan intervensi infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi.
Gubernur mendorong Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengambil peran sebagai penggerak ekonomi dengan mengoptimalkan potensi unggulan desa dan infrastruktur jalan yang telah dibangun. "Kolaborasi harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pengembangan hilirisasi produk unggulan desa, pemberdayaan UMKM, penguatan Koperasi Desa Merah Putih, serta kelancaran infrastruktur," kata Andra.
Ketua DPW Forum BUMDes Merah Putih Provinsi Banten Rafiudin menyatakan pada tahun pertama kepengurusan, pihaknya akan fokus pada konsolidasi BUMDes dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah maupun swasta. "Selain itu, Forum BUMDes juga memfasilitasi pemasaran atau penjualan produk BUMDes. Dengan adanya kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG), BUMDes juga siap menjadi pemasok Satuan Pelayanan Gizi (SPPG)," katanya.