Tim Sapuangin ITS Luncurkan Sapuangin Speed 8 untuk Formula SAE Japan 2026, Usung Sasis Baru dan Aerodinamika Total

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 12:46:31 WIB
Tim riset otomotif ITS, Sapuangin, meluncurkan mobil formula terbaru Sapuangin Speed 8 di Surabaya pada Sabtu (18/7/2026).

BANTEN — Tim riset otomotif ITS, Sapuangin, resmi meluncurkan mobil formula terbaru mereka, Sapuangin Speed 8, di Surabaya pada Sabtu (18/7/2026). Kendaraan ini akan menjadi senjata utama tim dalam ajang Formula Society of Automotive Engineers (SAE) Japan 2026 yang digelar awal Agustus mendatang. Untuk pertama kalinya sejak 2019, tim asal Surabaya ini kembali unjuk gigi di kompetisi bergengsi tersebut.

Perombakan Total dari Sasis hingga Aerodinamika

General Manager ITS Team Sapuangin, Chandra Iksan Suryana, mengungkapkan bahwa Speed 8 lahir dari evaluasi mendalam terhadap performa generasi sebelumnya. Perubahan paling mencolok ada pada sektor aerodinamika yang kini dilengkapi front wing dan rear wing baru. Secara keseluruhan, konstruksi sasis dirancang ulang dari nol, diikuti dengan adopsi tipe mesin berbeda dan kalibrasi ulang geometri kaki-kaki.

“Aspek paling mencolok adalah perombakan total pada komponen aero device. Ini jadi pembeda paling kontras dibanding pendahulunya,” ujar Chandra dalam rilis resmi yang diterima redaksi.

Mesin 250 cc dan Strategi Menaklukkan Tikungan Jepang

Tim menghadapi tantangan berat karena hanya membekali mobil dengan mesin 250 cc, yang tergolong kecil di kelas ini. Namun, dosen pembimbing Dr Ir Witantyo MEng Sc optimistis kelemahan akselerasi bisa ditutupi lewat kelincahan manuver. “Sirkuit Formula Student di Jepang didesain berliku. Kami akan menutupi kelemahan akselerasi dengan bodi yang dibuat serincah mungkin,” jelas pakar otomotif ITS tersebut.

Strategi ini dijawab dengan pemangkasan berat menggunakan material carbon fiber pada bodi luar. Material canggih itu dirancang memberikan downforce yang lebih lincah dan responsif saat melibas tikungan teknikal. Seluruh spesifikasi mutakhir ini merupakan buah pikiran kru yang didukung saran taktis dari jaringan alumni Tim Sapuangin.

Rektor ITS: Ajang Penempaan Karakter Mahasiswa

Rektor ITS Prof Dr Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menegaskan bahwa pengalaman riset intensif selama berbulan-bulan di bengkel merupakan wadah penempaan karakter yang bernilai. “Sebuah pelajaran berharga yang tidak akan ditemui di dalam kelas. Lakukan yang terbaik, jaga kekompakan di negeri orang, dan mari kita kibarkan bendera Indonesia di sana,” tegas Guru Besar Teknik Mesin ITS tersebut.

Inovasi ramah lingkungan berperforma tinggi ini juga menegaskan komitmen ITS dalam menyokong target global Sustainable Development Goals (SDGs). Karya nyata mahasiswa ini berkontribusi pada poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: langit7.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top