BANTEN — Bermain dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen, Inggris justru tampil tumpul di lini depan. Sepanjang 90 menit, Harry Kane dan kolega hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran yang bisa ditepis kiper Benjamin Asare.
Peluang terbesar Inggris lahir di menit ke-86. Bola rebound Nico O'Reilly yang memantul di kotak penalti Ghana coba dimanfaatkan Kane dari jarak dekat. Namun, tendangan voli kaki kiri kapten Inggris itu justru melambung tinggi di atas gawang.
Sundulan O'Reilly yang memanfaatkan umpan silang Reece James juga membentur tiang kiri gawang Ghana semenit sebelumnya. Dua kesempatan beruntun itu gagal dikonversi menjadi gol.
Pertahanan rendah (low block) yang diterapkan Ghana terbukti efektif meredam serangan Inggris. Sepanjang babak pertama, Inggris tidak memiliki satu pun tembakan mengarah ke gawang. Dominasi penguasaan bola hanya berujung pada operan-operan pendek yang mudah dipotong.
Ghana nyaris mencuri gol lewat serangan balik cepat. Tembakan Marvin Senaya pada menit ke-50 masih bisa diblok pemain bertahan Inggris. Peluang emas juga dimiliki Jordan Ayew, namun sepakannya belum menemui sasaran.
Inggris baru mendapatkan shot on target pertama pada menit ke-58 lewat Anthony Gordon. Tembakannya dari tepi kotak penalti masih bisa ditepis Asare. Peluang lain datang dari sundulan Elliot Anderson (62') dan tembakan Bukayo Saka (70'), namun semuanya melayang di atas gawang.
Dengan hasil ini, Inggris mengoleksi empat poin dari dua laga. Ghana mengamankan satu poin setelah kalah di pertandingan pembuka. The Three Lions masih punya satu laga tersisa di fase grup untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Inggris (3-4-3): Jordan Pickford; Reece James, Ezri Konsa, Marc Guehi, Djed Spence; Declan Rice, Elliot Anderson; Noni Madueke (Bukayo Saka 46'), Jude Bellingham (Nico O'Reilly 75'), Anthony Gordon; Harry Kane.
Ghana (4-4-2): Benjamin Asare; Marvin Senaya, Jonas Adjetey, Jerome Opoku, Gideon Mensah; Caleb Yirenkyi, Thomas Partey, Kwasi Sibo, Inaki Williams; Jordan Ayew, Antoine Semenyo.