Reses DPRD Kota Tangerang di Cipondoh, Warga Keluhkan Banjir dan Kemacetan hingga Pembangunan Flyover

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:44:01 WIB
Anggota DPRD Kota Tangerang menggelar reses di Perumahan Poris Garden, Cipondoh.

TANGERANG — Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Gatot Wibowo, menggelar Reses III Masa Sidang 2025-2026 di Perumahan Poris Garden, Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh. Kegiatan ini menjadi forum bagi warga untuk menyampaikan langsung keluhan yang selama ini mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam sesi dialog yang berlangsung di RT 03 RW 08 itu, setidaknya ada tiga isu utama yang mendominasi: perbaikan jalan lingkungan, penanganan banjir, dan kemacetan lalu lintas.

Banjir di Cipondoh Belum Teratasi Sepenuhnya

Ketua RW 010 Cipondoh Indah, Aliman, melaporkan bahwa banjir masih kerap terjadi di wilayah RW 08, RW 09, dan RW 10. Genangan muncul akibat luapan saluran air dan kiriman dari Kali Angke saat hujan deras turun.

“Ketinggian genangan berbeda-beda tergantung intensitas dan durasi hujan yang turun,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Gatot Wibowo mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Tangerang. Pihak dinas sebelumnya sudah membangun sodetan, namun warga menilai kapasitas saluran pembuangan masih sangat terbatas. “Kami minta dinas meninjau ulang ke lokasi. Perlu solusi yang lebih komprehensif,” kata Gatot.

Kemacetan di Stasiun Poris: Pelebaran Jalan atau Flyover?

Persoalan lain yang mencuat adalah kemacetan parah di kawasan depan Kantor Kecamatan Cipondoh hingga Stasiun Poris. Nurdiansyah, pengurus ranting PDI Perjuangan Poris Plawad Indah, menyebut kondisi ini sudah berlangsung lama dan rawan kecelakaan.

“Dulu Cipondoh dikenal dengan ikon Danau Cipondoh, sekarang justru dikenal dengan kemacetannya. Dibutuhkan solusi konkret seperti pelebaran jalan atau pembangunan flyover di stasiun Poris,” tegasnya.

Gatot Wibowo menjelaskan, rencana pelebaran Jalan KH Hasyim Ashari di kawasan Danau Cipondoh sudah dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Banten. “Informasi yang kami terima, pembangunan jalannya akan dilakukan oleh Pemprov Banten, sementara pembebasan lahannya oleh Pemkot Tangerang. Harapan kami pembebasan lahan juga bisa dibantu oleh provinsi karena kebutuhan anggarannya cukup besar,” jelasnya.

Jalan Lingkungan Butuh Peningkatan

Ketua RW 08 Cipondoh Indah, Ali Sanjaya, menyoroti kondisi jalan di Perumahan Poris Garden yang masih menggunakan konblok. Ia mendesak agar jalan tersebut ditingkatkan menjadi aspal. Selain itu, aktivitas pedagang yang semakin banyak dinilai perlu ditata agar tidak mengganggu lalu lintas.

“Jalan lingkungan masih perlu ditingkatkan dari konblok menjadi aspal. Selain itu, aktivitas pedagang yang semakin banyak juga perlu ditata agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Sekretaris Camat Cipondoh, Nur Alamsyah, menegaskan bahwa aspirasi yang bisa diselesaikan langsung akan segera ditindaklanjuti. Sementara yang membutuhkan koordinasi lebih lanjut akan dibawa ke forum Musrenbang mulai dari tingkat kelurahan hingga kota.

“Dengan adanya wakil rakyat, program-program prioritas yang diusulkan masyarakat dapat terus dikawal hingga terealisasi,” tambahnya.

Reses ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa serta pengurus ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Cipondoh.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: bingkaikota.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top