TANGERANG — Akses langsung Tol Jakarta-Tangerang di KM 25 mengerek nilai properti di Paramount Petals, kawasan kota mandiri yang dikembangkan PT Paramount Land di Kabupaten Tangerang. Perubahan preferensi masyarakat, khususnya milenial dan Gen Z, disebut menjadi pendorong utama di balik tren ini.
"Keberadaan akses langsung tol menjadi salah satu faktor penting yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan," ujar Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Paramount Petals dikembangkan sebagai kawasan terencana yang mengintegrasikan hunian, komersial, dan ruang terbuka hijau. Menurut Ferry, infrastruktur berkelanjutan menjadi kunci memperkuat posisi kawasan ini sebagai destinasi hunian masa depan di koridor barat Jakarta.
Selain akses tol, pengembang membangun jalan boulevard penghubung kawasan utara dan selatan, jaringan utilitas bawah tanah, serta kolam retensi sebagai sistem pengendalian banjir. Ruang terbuka hijau juga disiapkan untuk menunjang kualitas hidup penghuni.
Sejumlah tenant komersial telah beroperasi di Paramount Petals, antara lain KFC, Alfamidi, Kampung Kecil, dan A&W Restaurant. Fasilitas penunjang lain seperti Community Club, Taman Rasa, Pasar Modern, dan Bethsaida Clinic juga sudah tersedia.
Dalam waktu dekat, pengembang akan menambah layanan car wash, sarana olahraga, fasilitas pendidikan, dan fasilitas kesehatan. "Kami optimistis pengembangan infrastruktur dan fasilitas yang terus berjalan akan meningkatkan nilai investasi sekaligus menjadikan Paramount Petals sebagai kawasan yang semakin diminati masyarakat," kata Ferry.
Dari total 1.300 unit hunian yang dibangun, 970 unit telah diserahterimakan kepada konsumen. Angka ini menunjukkan tingkat serapan pasar yang cukup tinggi di tengah kompetisi properti di wilayah Tangerang Raya.
Ferry menambahkan, dukungan aksesibilitas optimal dan pembangunan infrastruktur paralel semakin memperkuat prospek pertumbuhan investasi di kawasan tersebut. Paramount Petals dirancang sebagai kota mandiri yang tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga ekosistem hidup yang terintegrasi.