BANTEN — Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.20 WITA. Tiga bangunan yang terbakar terdiri dari rumah produksi bakso berikut mess karyawan milik Dani Siswanto (53), gudang material bangunan milik Rolis, serta rumah sekaligus toko sembako milik Ferdi. Seluruh bangunan berada dalam satu kawasan permukiman padat di Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan.
Kanit Reskrim Iptu Azel Arisandi menyebutkan, dari rumah produksi bakso, api menghanguskan dua unit sepeda motor, mesin cetak bakso, televisi, freezer, dan empat unit gerobak dagang. Sementara di gudang milik Rolis, tiga unit sepeda motor dan bahan material bangunan ikut ludes.
Kerugian terbesar dialami Ferdi. Selain rumah dan toko sembako, tiga unit sepeda motor, uang tunai Rp50 juta, serta sejumlah dokumen vital seperti sertifikat tanah, surat nikah, akta kelahiran, BPKB, dan STNK turut terbakar. Dani, pemilik usaha bakso, mengaku belum dapat menghitung total kerugian karena sebagian bangunan baru selesai dibangun dan sebagian lagi telah ditempati sekitar setahun.
Berdasarkan keterangan Iptu Azel, karyawan bernama Endang Tri Suarni tengah menggoreng tahu menggunakan kayu bakar di dapur produksi. Setelah selesai, ia meninggalkan dapur menuju bagian depan warung. Tak lama kemudian, saksi mendengar tiga kali suara ledakan dari arah dapur yang langsung diikuti kobaran api.
"Api dengan cepat membesar dan membakar bangunan warung bakso, lalu merembet ke gudang proyek dan rumah yang berada tepat di sebelahnya," ujar Iptu Azel, Senin (8/6).
Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun material bangunan yang mudah terbakar membuat upaya itu gagal. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Tirana menyatakan, petugas dari seluruh pos dikerahkan begitu laporan diterima pukul 12.20 WITA.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Kendala utama adalah akses jalan menuju lokasi yang sangat sempit, sehingga mobil pemadam tidak bisa mendekati titik api. "Petugas terpaksa menggelar selang sepanjang kurang lebih 200 meter dari posisi armada menuju lokasi kebakaran," ujar Tirana dalam keterangan terpisah. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai empat are.
Saat kebakaran terjadi, sebagian besar dari sekitar 20 karyawan Dani sudah berangkat berjualan bakso keliling sejak pukul 10.00 hingga 11.00 WITA. Hanya empat orang yang masih berada di lokasi, terdiri dari tiga orang dewasa dan satu balita. Dani sendiri mengetahui peristiwa itu setelah ditelepon rekannya saat sedang berada di kawasan Ubung.
"Waktu ditelepon katanya masih belum apa-apa. Tapi pas saya sampai, api sudah besar dan bangunan sudah terbakar," ujar Dani. Para karyawan untuk sementara mengungsi di rumah kerabat sekitar lokasi. Polsek Denpasar Selatan telah memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.