Inflasi Kota Tangerang Terendah di Banten pada Mei 2026, Cabai Merah dan Minyak Goreng Masih Jadi Pemicu

Penulis: Tedy Rustandi  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:36:31 WIB
Inflasi Kota Tangerang Mei 2026 tercatat terendah di Banten dengan angka 1,96 persen.

TANGERANG — Inflasi di Kota Tangerang tercatat paling rendah se-Provinsi Banten pada Mei 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka inflasi tahunan hanya mencapai 1,96 persen, sementara daerah lain di Banten rata-rata menembus lebih dari 3,0 persen.

Capaian ini disebut sebagai hasil dari pengendalian harga dan pasokan yang dilakukan Pemkot Tangerang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tangerang tercatat 109,57, dengan deflasi month-to-month sebesar 0,15 persen.

Cabai Merah dan Minyak Goreng Dominasi Kenaikan

Meski inflasi rendah, sejumlah komoditas pangan tetap mendorong kenaikan harga pada Mei lalu. Meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Iduladha dan libur panjang akhir pekan menjadi pemicu utama.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, merinci tiga komoditas penyumbang inflasi terbesar. Cabai merah memberikan andil sebesar 18,53 persen, kue kering 8,29 persen, dan minyak goreng mencapai 3,27 persen.

“Tidak berbeda banyak dari bulan kemarin, komoditas penyumbang inflasi masih didominasi cabai merah sebesar 18,53 persen, kue kering sebesar 8,29 persen, dan minyak goreng yang mencapai 3,27 persen,” ujar Ruta, Rabu (3/6/26).

Tren Inflasi Terkendali Sejak Awal Tahun

Ruta menambahkan, stabilitas inflasi di Kota Tangerang konsisten sejak awal tahun. Dalam tiga bulan terakhir, inflasi tercatat 3,10 persen pada Maret, turun menjadi 1,54 persen pada April, dan kembali stabil di 1,96 persen pada Mei.

“Angka inflasi terkini menunjukkan keberhasilan upaya pengendalian stabilitas selama ini. Di Kota Tangerang, inflasi hanya menyentuh 1,96 persen dibandingkan kabupaten atau kota lainnya di Provinsi Banten yang rata-rata mencapai lebih dari 3,0 persen,” jelas Ruta.

Komitmen Jaga Daya Beli Masyarakat

Dengan inflasi yang rendah, Pemkot Tangerang menilai ketahanan ekonomi daerah cukup baik di tengah dinamika harga pangan nasional. Ke depan, pengawasan distribusi dan ketersediaan bahan pokok akan terus diperkuat.

Pemkot berkomitmen menjaga daya beli masyarakat melalui operasi pasar dan koordinasi dengan distributor. Langkah ini dinilai krusial agar harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama saat momentum hari besar keagamaan.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: radarbangsa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top