KOTA SERANG — Program praktik kewirausahaan yang diterapkan MAN 2 Kota Serang melibatkan siswa berdagang langsung di lapangan saat hari libur sekolah dengan pendampingan guru. Selain melatih keberanian dan percaya diri, kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk jiwa entrepreneur sejak dini serta mengajarkan keterampilan komunikasi, tanggung jawab, dan disiplin dalam berinteraksi dengan konsumen.
Siswa MAN 2 diterjunkan ke sejumlah titik keramaian untuk mengaplikasikan teori menjadi pengalaman praktis. Kawasan Pasar Royal dan KP3B Kota Serang menjadi lokasi utama para pelajar menjalankan aktivitas dagang di bawah bimbingan guru.
Program ini sudah berlaku sejak siswa memasuki kelas X, sehingga mereka memiliki waktu berlatih selama tiga tahun sekolah. Metode langsung menghadapi dunia nyata ini bertujuan agar pelajar tidak hanya memahami teori, melainkan terbiasa dengan tantangan bisnis sesungguhnya — dari negosiasi harga hingga manajemen stok.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, memuji inisiatif MAN 2 yang dinilai berhasil membangun karakter generasi muda agar lebih mandiri dan berani mengambil peluang usaha. Menurutnya, pembelajaran kewirausahaan di lingkungan sekolah sangat penting untuk membentuk mental pejuang dan menyiapkan generasi yang siap bersaing di tengah perkembangan ekonomi modern.
"Anak-anak hari ini tidak hanya diajarkan teori, tetapi langsung praktik menghadapi dunia nyata. Mereka belajar komunikasi, tanggung jawab, disiplin, hingga keberanian mengambil peluang usaha," ujar Agis, Kamis (7/5/2026).
Pemerintah Kota Serang tidak hanya sekadar mengapresiasi upaya sekolah, tetapi juga menyiapkan dukungan kebijakan untuk lahirnya generasi muda produktif dan mandiri. Agis mengungkapkan bahwa Pemkot tengah mengembangkan program "Satu Keluarga Satu Pengusaha" sebagai bagian dari strategi meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperluas lapangan kerja berbasis keluarga dan usaha mandiri.
"Program satu keluarga satu pengusaha ini disiapkan untuk mendorong lahirnya pebisnis-pebisnis muda baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Jadi semangat entrepreneur harus dibangun sejak sekolah," kata Agis.
Selain itu, Pemkot Serang juga menyiapkan program 3S yang difokuskan bagi generasi muda: siap kerja, siap kuliah, dan siap usaha. Program tersebut dirancang agar pelajar memiliki arah masa depan yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan sekolah, disesuaikan dengan potensi dan minat masing-masing.
"Lewat program 3S, anak-anak disiapkan sesuai potensinya. Ada yang siap kerja, siap melanjutkan kuliah, dan ada juga yang siap menjadi pengusaha. Semua harus punya peluang untuk sukses," ungkapnya.