SERANG — Provinsi Banten diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan di hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota pada Minggu, 3 Mei 2026. Berdasarkan data prakiraan cuaca terbaru, potensi hujan mulai muncul sejak pagi hari di wilayah pesisir barat dan meluas ke kawasan penyangga Jakarta pada siang hari.
Meskipun tidak ada peringatan dini potensi cuaca ekstrem dari BMKG, warga disarankan tetap memantau perkembangan informasi secara berkala. Hal ini penting mengingat dinamika cuaca di wilayah Tangerang dan sekitarnya sering kali mengalami perubahan lokal yang cukup cepat dibandingkan data prediksi awal.
Wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan diprediksi mengawali hari dengan kondisi cerah. Namun, kondisi ini akan berubah pada siang hari dengan turunnya hujan ringan di seluruh titik tersebut sebelum kembali berawan pada malam hari.
Kondisi berbeda terjadi di Kota Cilegon. Wilayah pelabuhan ini diprediksi sudah mulai diguyur hujan ringan sejak pagi hari. Intensitas hujan tersebut diperkirakan bertahan hingga siang hari, sehingga pengguna jasa penyeberangan maupun warga lokal perlu menyiapkan perlengkapan tambahan saat beraktivitas di luar ruangan.
Untuk wilayah ibu kota provinsi, baik Kota Serang maupun Kabupaten Serang diprediksi mengalami hujan ringan pada siang hari setelah sempat berawan dan cerah di pagi harinya. Memasuki malam hari, cuaca di kedua wilayah ini diperkirakan akan kembali stabil dalam kondisi berawan.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di beberapa kabupaten lainnya:
Suhu udara di wilayah Banten secara umum berada pada rentang 25 hingga 32 derajat Celsius. Meski terdapat potensi hujan, suhu udara tetap terasa cukup hangat, terutama pada transisi waktu dari pagi menuju siang hari sebelum hujan turun.
Tingkat kelembapan udara terpantau cukup tinggi, berkisar antara 66 hingga 97 persen. Kelembapan yang tinggi ini dapat memengaruhi kenyamanan fisik saat beraktivitas di luar ruangan, sehingga masyarakat disarankan memilih pakaian yang menyerap keringat dan menjaga hidrasi tubuh dengan baik.
Masyarakat di kawasan padat penduduk seperti Tangerang dan Cilegon diimbau untuk selalu membawa payung atau jas hujan. Di beberapa titik perkotaan, drainase yang tidak optimal sering kali memicu genangan atau aliran air yang meluap meski curah hujan yang turun hanya berintensitas ringan.
Selain memantau situs resmi BMKG, warga juga bisa memanfaatkan aplikasi prediksi cuaca untuk mendapatkan informasi yang lebih presisi sesuai titik lokasi masing-masing. Langkah pencegahan ini krusial untuk mengatur jadwal perjalanan dan kegiatan harian agar tidak terhambat oleh perubahan cuaca mendadak.