Pencarian

Pemkab Serang dan PLN Matangkan Rencana Listrik 24 Jam di Pulau Tunda, Ditargetkan 2027

Rabu, 23 September 2026 • 11:31:32 WIB
Pemkab Serang dan PLN Matangkan Rencana Listrik 24 Jam di Pulau Tunda, Ditargetkan 2027
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memimpin rapat percepatan pemerataan akses listrik di Pendopo Bupati Serang, Banten.

Pemkab Serang bersama PLN UP3 Banten Utara mematangkan rencana penyambungan listrik 24 jam ke Pulau Tunda melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ditargetkan terealisasi pada 2027. Pulau Tunda menjadi satu-satunya wilayah di Kabupaten Serang yang hingga kini belum menikmati listrik penuh, sementara 326 desa lain sudah teraliri hampir 100 persen. Warga pulau tersebut sudah puluhan tahun hanya bisa menikmati listrik selama 12 jam sehari.

SERANG — Rencana masuknya listrik ke Pulau Tunda dibahas dalam Rapat Kerja Sinergi dan Dukungan Percepatan Pemerataan Akses Listrik serta Peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE) dan Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Pendopo Bupati Serang, Banten. Forum itu mempertemukan Pemkab Serang dengan PLN UP3 Banten Utara untuk menyamakan langkah percepatan penyambungan listrik di wilayah kepulauan.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyebut dari 326 desa di wilayahnya, hampir seluruhnya sudah teraliri listrik. Pengecualian hanya di Pulau Tunda yang sampai sekarang belum mendapat pasokan listrik 24 jam.

Puluhan Tahun Hanya Nikmati Listrik 12 Jam Sehari

Warga Pulau Tunda sudah puluhan tahun hidup dengan listrik yang menyala terbatas 12 jam sehari. Kondisi itu menjadi dasar bagi Pemkab Serang untuk mendorong percepatan pemerataan akses listrik di wilayah kepulauan.

"Dari 326 desa total sudah 99,9 persen gitu ya, hampir 100 persen di wilayah Kabupaten Serang sudah teraliri Listrik. Namun ada satu wilayah yang sampai saat ini belum menikmati Listrik 24 jam yaitu daerah Pulau Tunda," kata Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dalam rapat kerja tersebut.

Zakiyah mengungkapkan persoalan Pulau Tunda sudah disampaikan Pemkab Serang kepada Komisi XII DPR melalui surat resmi. Hasil konsultasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten disebut mendapat sambutan baik.

Skema PLTS dan Target Anggaran 2027

Manager PLN UP3 Serang Utara Hasudungan Siahaan menyampaikan Pulau Tunda rencananya dimasukkan ke rencana listrik desa tahun 2027 dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Skema PLTS dipilih karena kondisi geografis pulau yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.

Soal waktu pelaksanaan, Hasudungan menyebut pembahasan rinci belum dilakukan. "Terkait bulannya belum kita pastikan karena memang masih direncanakan di 2027. Artinya anggaran juga akan dikejar di 2027," ujarnya.

Harapan Warga Pulau Tunda

Bupati berharap upaya yang tengah disiapkan dapat membuat Pulau Tunda menikmati listrik seperti wilayah lain di Kabupaten Serang. "Jadi, tentu semoga upaya yang kami lakukan di 2027 nanti Pulau Tunda bisa teraliri listrik seperti warga kami yang di luar Pulau Tunda," ujar Zakiyah.

Pemerataan akses listrik di Pulau Tunda menjadi penentu tercapainya rasio desa berlistrik penuh di Kabupaten Serang. Jika terealisasi sesuai target, tidak ada lagi desa di wilayah itu yang bergantung pada pasokan listrik terbatas.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks