LEBAK — Kunjungan kerja Gubernur Banten Andra Soni ke Kabupaten Lebak membawa pesan langsung kepada warga soal pentingnya deteksi dini penyakit. Ia menegaskan, fasilitas kesehatan telah disiapkan pemerintah agar siapa pun bisa memeriksakan kondisi tubuhnya tanpa biaya.
"Fasilitas telah kami siapkan agar masyarakat bisa melakukan pemeriksaan hingga mendapat pengobatan secara gratis," ujar Andra.
Program CKG disebut Andra sebagai salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. Bila hasil pemeriksaan menemukan masalah kesehatan yang butuh penanganan lanjutan, fasilitas kesehatan lanjutan juga sudah dipersiapkan.
Angka partisipasi warga Banten dalam program CKG mencapai sekitar 7,2 juta jiwa atau 70 persen. Capaian itu melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 46 persen.
Tingginya angka partisipasi diharapkan Andra berdampak pada derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, warga yang sehat menjadi fondasi sumber daya manusia Banten yang lebih unggul.
Pelaksanaan CKG di Pasir Ona sendiri menargetkan 500 warga. Dalam kunjungan tersebut, Andra didampingi Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan menyerahkan bantuan sembako kepada warga setempat.
Capaian CKG di Kabupaten Lebak telah menyentuh 57 persen atau sekitar 856.000 jiwa. Dari hasil pemeriksaan yang berjalan, hipertensi tercatat sebagai salah satu keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan.
Bupati Hasbi menyebut kondisi itu perlu ditangani sejak dini agar tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat. Ia mendorong seluruh warga Lebak memanfaatkan program ini sebagai langkah pencegahan.
"CKG sangat penting diikuti seluruh masyarakat Lebak sebagai upaya pencegahan sedini mungkin agar bisa ditangani dengan baik," kata Hasbi.
Pemerintah kabupaten akan terus mendorong sosialisasi ke tingkat kecamatan dan desa agar warga yang belum memeriksakan diri segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.