Pencarian

Pertamina Tutup Masa Pendaftaran UMK Academy 2026, Peminat Naik Signifikan

Selasa, 01 September 2026 • 15:34:01 WIB
Pertamina Tutup Masa Pendaftaran UMK Academy 2026, Peminat Naik Signifikan
Lebih dari 4.000 pelaku UMKM dari berbagai wilayah Indonesia mendaftar pada Pertamina UMK Academy 2026 hingga penutupan pendaftaran 31 Agustus 2026.

Antusiasme pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia mewarnai penutupan pendaftaran Pertamina UMK Academy 2026 pada 31 Agustus 2026. Sejak dibuka 21 Agustus 2026, program pembinaan usaha lokal unggulan PT Pertamina (Persero) ini diminati lebih dari 4.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Angka pendaftar tahun ini tercatat naik hampir 2x lipat dari pelaksanaan program di 2025 – sebuah lonjakan yang menunjukkan makin kuatnya minat pelaku usaha lokal terhadap program pembinaan dan peningkatan kapabilitas usaha yang digagas Pertamina.

Pertamina UMK Academy sendiri pertama kali digulirkan pada 2020 dan sejak itu menjadi salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) andalan Pertamina, dengan fokus pada pengembangan masyarakat serta komunitas usaha lokal di Tanah Air.

Tahap berikutnya, para pendaftar akan melewati proses verifikasi administrasi dan kurasi sesuai kriteria yang ditetapkan, guna menyaring UMK yang layak melanjutkan ke rangkaian pembinaan Pertamina UMK Academy 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan antusiasme lebih dari 4.000 pendaftar menunjukkan kuatnya semangat pelaku UMK Indonesia untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan meningkatkan daya saing usahanya.

“Antusiasme pendaftar menunjukkan besarnya semangat pelaku UMK Indonesia untuk mengembangkan usahanya. Melalui Pertamina UMK Academy, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga didampingi untuk menerapkan pembelajaran secara langsung sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usahanya,” ujar Baron.

Pertamina UMK Academy merupakan program pembinaan yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang melalui dua tahap, yaitu Tahap Regional dan Tahap Nasional. Pada tahap regional, peserta memperoleh materi dan praktik untuk memperkuat dasar pengelolaan bisnis sesuai sektor usahanya. Selama tahap ini, keaktifan dan perkembangan peserta dipantau secara berkelanjutan oleh Tim Akselerator dan Tim Mentor, dan hasilnya menjadi pertimbangan dalam menentukan UMK yang berhak melanjutkan ke tahap nasional.

UMK yang lolos ke tahap nasional akan memperoleh pembelajaran dan pendampingan yang lebih intensif melalui empat kelas “Go”: Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global, ditambah dua materi khusus yaitu Go Green dan Go Aggregator.

Baron menegaskan, “Setiap pelaku UMK memiliki kebutuhan dan tingkat kesiapan yang berbeda. Karena itu, silabus/kurikulum dan materi pembinaan disusun khusus sesuai tahapan pembinaan dan kondisi perkembangan usaha peserta agar program pembinaan dapat menghasilkan perubahan yang nyata, berdampak dan terukur.”

Rekam Jejak Enam Tahun UMK Academy

Sejak enam tahun terakhir, Pertamina UMK Academy konsisten mendampingi ribuan pelaku UMK untuk belajar dan naik kelas melalui pelatihan, tantangan/games, praktik pemasaran, pendampingan, coaching, penguatan legalitas/sertifikasi, serta fasilitas perluasan akses pasar. Champion di tahap nasional bahkan berkesempatan meraih dukungan teknologi/alat produksi senilai hingga ratusan juta rupiah.

Manfaat nyata program ini dirasakan Lidya SP, pemilik usaha Besolek yang juga meraih gelar Juara I kelas Go Modern pada Pertamina UMK Academy 2025.

Lidya mengaku pembinaan yang ia ikuti membuat tata kelola produksi dan keuangan usahanya jauh lebih rapi, efisiensi produksi meningkat, dan praktik zero waste semakin optimal. “Pengelolaan produksi dan keuangan menjadi lebih rapi, proses produksi makin efisien sehingga zero waste makin optimal,” ungkapnya. Konsistensi pemasaran digital Besolek pun ikut terdongkrak, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan pelanggan dan penjualan usahanya.

Sebagai penutup, Baron menyampaikan: “Pertamina berharap UMK Academy 2026 dapat melahirkan semakin banyak pelaku usaha yang memiliki tata kelola baik, adaptif terhadap teknologi, mampu memperluas pasar, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” tutup Baron.

Pertamina UMK Academy turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Program ini juga selaras dengan Asta Cita dalam memperkuat kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta meningkatkan kesempatan kerja berkualitas melalui penguatan kapasitas dan daya saing UMK Indonesia.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks